Mode Kelihatan Pusarnya - Tiada Ojek di Paris

Mode Kelihatan Pusarnya - Sekitar Lingkar Pinggang Telanjang



Kalau esai yang satu ini benar - benar merupakan cerita dari pengalaman seseorang, yaitu pengalaman dari sang penulis itu sendiri. Maka dari itu esai ini dituliskan dengan sudut pandang orang pertama. Membahas hal yang bersifat agak sensitif, yaitu anggota tubuh yang terlihat melalui busana yang terlalu mini, esai ini dapat berdampak edukatif terhadap pembaca - pembaca tertentu. Di setiap argumen yang diberikan oleh sang penulis di dalam esainya, ia menyangkutkan beberapa alasan yang mendukung argumennya itu. Saya rasa ini adalah hal yang penting dalam menuliskan sebuah karya agar para pembaca dapat mengerti lebih dalam akan hal yang dibacanya. Karena esai ini adalah seperti cerita dari pengalaman pribadi ditambahkan dengan pendapat sang penulis, maka bahasa yang digunakan pun juga bahasa sehari - hari. Kata ‘Udel’ adalah salah satu contoh kata yang tak terlalu formal yang didapati di dalam esai ini. 

Comments

Popular posts from this blog

Mak Ipah dan Bunga Bunga - Sihir Perempuan, Intan Paramaditha

Listrik Mati - Tiada Ojek di Paris

Sense and Sensibility Volume 1 - Jane Austen