Bukan Cengkareng / Tetap Cengkareng - Tiada Ojek di Paris

Bukan Cengkareng / Tetap Cengkareng - Ruang dan Konstruksi Sosialnya



Lagi - lagi, esai ini dituliskan dari sudut pandang orang pertama. Esai ini dituliskan bedasarkan pengalaman seseorang (yaitu sang penulis) dan pandangannya akan Jakarta. Ia membahas topik nya dengan bahasa yang dibilang sangat santai. Walaupun menggunakan Bahasa Indonesia yang sangat santai, esai ini tetap berbobot dan bermakna. Siapapun yang membaca ini tentunya akan menerima sebuah makna dan membuka pandangan mereka. Di dalam esai ini, terdapat beberapa kata yang berasal dari Bahasa Inggris. Saya rasa hal ini bukan merupakan masalah karena esai ini sendiri bukanlah esai formal. Saya rasa tujuan dari sang penulis menuliskan esai ini adalah untuk membahas dan mengutarakan pendapatnya dan sudut pandangnya akan Jakarta.

Comments

Popular posts from this blog

Mak Ipah dan Bunga Bunga - Sihir Perempuan, Intan Paramaditha

Listrik Mati - Tiada Ojek di Paris

Sense and Sensibility Volume 1 - Jane Austen