Antara New York dan Jakarta - Tiada Ojek di Paris

Antara New York dan Jakarta - Siapa bisa Menjamin tidak ada Orang Berpikiruntuk Menghancurkan Monas?


Penulis esai ini mempunyai kemampuan untuk menulis yang baik kalau menurut saya. Saya dapat mengatakan begitu karena struktur penulisan dan juga bahasa yang digunakan. Ia tak menggunakan bahasa yang terlalu rumit sampai susah untuk dimengerti, namun bahasanya masih bisa dibilang bahasa baku. Hal ini adalah hal yang cukup menarik, bukan? Selain itu, penulis memasukkan beberapa pertanyaan yang dapat membuat para pembaca untuk mengembangkan pemikirannya masing - masing. Pertanyaan - pertanyaan ini tentunya berkaitan dengan topik pembahasan yang dimasukkan kedalam paragraf - paragraf, bersama dengan kalimat - kalimat lainnya. Seperti contoh, “Apakah perlu begitu? Apakah memang harus begitu?Bahwa kebahagiaan adalah sukses, dan sukses adalah tinggi, kuat, dan besar?” Pertanyaan - pertanyaan seperti ini dapat mendorong para pembaca untuk memikir lebih dalam dan menggunakan pengetahuannya lebih lagi. Yang paling menarik, sang penulis dapat membandingkan dan mengkaitkan pembahasan antara New York dan Jakarta dengan sangat indah. Saya sangat mengagumi karya dari sang penulis yang satu ini.

Comments

Popular posts from this blog

Mak Ipah dan Bunga Bunga - Sihir Perempuan, Intan Paramaditha

Listrik Mati - Tiada Ojek di Paris

Sense and Sensibility Volume 1 - Jane Austen