Meski Hanya Rp.500,- - Tiada Ojek di Paris
Meski Hanya Rp.500,- - Ekonomi Moral di Gerbang Tol
Menurut saya, esai ini adalah esai yang sangat menarik. Dari topik pembahasannya, struktur penulisannya, dan juga contoh - contoh yang diberikannya sangat menarik perhatian saya. Jalan tol adalah hal yang sangat umum di kalangan manusia. Tentunya, semua orang yang memasuki jalan tol harus membayar tarif. Di dalam esai ini, penulis pertama menceritakan akan kegemarannya terhadap orang Indonesia penjaga tol yang tampaknya terjamin. Sang penulis menganggap bahwa walaupun banyak sekali orang besar yang melakukan korupsi, setidaknya orang kecil seperti penjaga gerbang tol itu masih jujur. Dalam menjelaskan isi dari esainya, sang penulis pun menceritakan tentang kisah hidupnya sebagai contoh. Ia menceritakan pengalamannya di gerbang tol, bersama dengan seorang penjaga gerbang tol. Setelah menceritakan itu, ia menuliskan bahwa sekarang rasa kepercayaannya sudah tak ada lagi. Hal ini sangat menarik bagi saya karena kemampuan sang penulis dalam membawakan esainya secara halus itu sangat impresif. Terjadi pergantian emosi atau sudut pandang, namun pergantiannya itu dapat dibawakan dengan cara yang sangat halus dan baik.
Comments
Post a Comment