The Outsider - Albert Camus

Bagian II : Lima

Bab ke lima di dalam bagian kedua yang merupakan bab terakhir dari buku ‘The Outsider’ ini menceritakan tentang waktu - waktu akhir di hidup sang tokoh utama, yaitu Meursault. Di dalam bab ini, diceritakan bahwa Meursault menghadapi detik - detik akhirnya dengan penuh pemberontakan. Ia berontak ketika ia ingin dibantu oleh seorang pendeta. Ia pun juga menolak orang - orang luar yang ingin berhubungan dengan dia dan membantu dia agar tidak depresi. Meursault tetap menjadi orang yang keras kepala, sama seperti yang diceritakan dari awal buku ini. Sang pendeta berkali - kali ingin membantu Meursault untuk percaya kepada Tuhan, namun Meursault menolak dengan keras. Meursault percaya bahwa semua orang akan mati nantinya, maka tak ada bedanya jika ia harus meninggal dunia saat itu juga. Pendeta itupun akhirnya dipaksakan untuk keluar dari sel Meursault, dan saat itulah Meursault merasakan ketenangannya lagi. Ia tak pernah merasa tenang jika sang pendeta mendekatinya. Detik - detik akhir hidupnya, yaitu tepat sebelum ia di eksekusi, ia memikirkan tentang ibunya lagi. Nyonya Meursault, yang telah meninggal. Entah mengapa, Meursault tiba - tiba memikirkan akan ibunya itu. Proses eksekusi pun di lakukan, dan diceritakan bahwa jika Meursault dapat meminta satu hal lagi, ia akan meminta untuk sejumlah orang menyaksikan proses eksekusinya sambil memberikan komentar yang pedas.

Setelah membaca bab terakhir ini, dapat dilihat bahwa sang penulis menuliskan bab kelima ini dengan penuh detil. Perasaan Meursault dan hal - hal kecil yang dilakukan Meursault juga ditulis dengan detil. Dengan ini, para pembaca dapat mengerti lebih dalam lagi dan dapat membayangkan isi cerita buku dengan lebih mudah. Walaupun ditulis dengan detil, cerita di bab terakhir ini tak membosankan. Bahasa yang digunakan untuk menulis cerita ini pun bahasa yang digunakan sehari - hari. Sehingga, dapat mempermudah para pembaca untuk mengerti isi cerita dan juga tujuan penulis dalam menuliskan cerita. Diketahui juga bahwa alur yang digunakan adalah alur maju dan juga alur mundur. Terdapat beberapa waktu dimana flashback terjadi. Cerita ini juga dituliskan menggunakan sudut pandang orang utama, dengan Meursault sebagai tokoh utama. 

Setelah membaca keseluruhan buku, buku terjemahan yang berjudul ‘The Outsider’ ini cukup menarik untuk dibaca. Buku ini menceritakan tentang kisah seseorang, yang merupakan sang pemberontak. Tokoh utama yang bernama Meursault ini tak hanya berontak kepada lingkungan dan orang - orang disekitarnya. Ia juga berontak kepada diri nya sendiri, ia tak tahu apa yang sebenarnya ia inginkan, apa yang sebenarnya salah dan benar untuk di lakukan. Hal ini bisa dilihat dari berbagai bagian dari cerita, seperti dimana saat ibu Meursault meninggal dan Meursault tak merasakan ataupun menunjukkan kesedihan sama sekali. Dan juga seperti saat dimana Meursault menembak orang Arab yang mempunyai masalah dengan temannya, namun merasa bahwa hal itu adalah hal yang wajar. Tak hanya itu, juga seperti dimana Meursault diberi hukuman mati, namun ia menerima hal itu seperti orang yang tak mempunyai perasaan. Banyak sekali hal yang ada di pikirannya, namun tak ada tindakan yang dibuat olehnya untuk menunjukkan perasaannya itu.


Menurut saya secara pribadi, buku ini cocok untuk orang dewasa, atau orang yang sudah matang pemikirannya dan memiliki mental yang sehat. Sebaiknya dijauhkan dari anak - anak ataupun orang yang memiliki gangguan mental, ataupun yang pemikirannya masih belum matang dan keanak-anakan. Karena, terdapat beberapa hal di buku ini yang tak pantas bagi anak - anak, dan juga sebagian besar dari buku ini adalah tentang seorang lelaki yang hidupnya tak benar. Tak baik jika anak - anak membaca ataupun mengetahui tentang hal itu. Tetapi, buku ini cocok untuk orang yang sudah dewasa dan memiliki kesehatan mental yang baik, sebagai penelitian ataupun hanya sebagai hiburan untuk mengisi waktu luang.

Comments

Popular posts from this blog

Mak Ipah dan Bunga Bunga - Sihir Perempuan, Intan Paramaditha

Misteri Polaroid - Sihir Perempuan, Intan Paramaditha

Listrik Mati - Tiada Ojek di Paris