The Outsider - Albert Camus
Bagian II - Satu
Bab pertama di dalam bagian kedua ini menceritakan tentang perjalanan Meursault di persidangan. Tuan Meursault disidang karena telah melakukan pembunuhan terhadap orang Arab yang telah diceritakan di bab sebelumnya. Hakim telah menyelidiki kasus itu dan juga kisah hidup tuan Meursault, termasuk kejadian meninggalnya Nyonya Meursault di pantai wreda. Orang - orang penegak hukum pun sekarang sudah mengetahui bahwa Meursault tak tampak sedih saat ibunya meninggal. Tuan Meursault banyak kali ditanyakan mengenai meninggalnya Nyona Meursault. Setiap kali ia ditanya, jawabannya selalu sama. Ia mengatakan bahwa ia memang sedih, namun ia sangat lelah pada waktu itu. Ia juga mengatakan bahwa kebutuhan jasmaninya sering menyimpang dari perasaannya, oleh karena itulah ia tak nampak begitu sedih disaat pemakaman ibunya. Setelah sebelas bulan berlalu, pemeriksaan akan kasus Tuan Meursault ini telah selesai. Hakim pun memanggil Tuan Meursault sebagai seorang yang paling Anti - Kristus, dan menyerahkan Tuan Meursault kembali kepada polisi.
Memasuki bagian kedua buku The Outsider ini, bisa dilihat bahwa bahasa yang digunakan adalah Bahasa Indonesia yang tak terlalu baku, yang membuat para pembaca mudah untuk mengerti cerita itu. Namun, alur yang digunakan adalah alur campuran antara alur maju dan juga alur mundur. Terdapat berbagai momen dimana flasback terjadi. Di bab ini, penulis menuliskan cerita dari sudut pandang orang pertama, sama seperti bab - bab sebelumnya.
Comments
Post a Comment